Logo Kalamintoena

Kalamintoena

Catatan Kecil Petani Kopi Bukit Kabut Sedingin - Jambi

Sinyal Perlu Istirahat

Kadang Kita Perlu "Sinyal Istirahat" Biar Bisa Dengar Diri Sendiri

Pengalaman sinyal hilang di Bukit Kabut Sedingin Jambi

Bukit Kabut Sedingin Jambi semalam ngajarin aku satu hal penting. Pas sinyal HP mati total, ternyata aku malah bisa "nyala".

Semalam di Bukit Kabut Sedingin sinyalku mati.
Dan ternyata, Aku Menyala.

Sinyal Mati, Menyala lah Diri

Jujur saja... aku langsung tidur. Wkwk, Tapi justru disitu sinyalnya. Pas HP bisu ga ada notif, pas ga ada chat WA yang masuk, pas IG ga bisa di-scroll, pas YouTube mode muter-muter pusing doang, kepala malah jadi sepi.

Dinginnya Bukit Sedingin bikin badan menerima sinyal alam yang dalam, hingga menyentuh nadir alam bawah sadar. Dan pas badan diam, pikiran ikut diam, tapi ga mutar mutar seperti tampilan video Tiktok.

Keseimbangan alam merayu jiwa untuk diam. Berikan waktu pada jiwa yang lelah, mengistirahatkan badan yang seharian tadi ngapain aja. Istirahat dulu lah.

Manfaat Digital Detox di Alam

Kadang kita terlalu sibuk "online" sama dunia, sampai lupa "online" sama diri sendiri. Membaca banyak caption di medsos, tapi meng-secroll notif di tubuh. Mengabaikan mata yang lelah, mengabaikan fikiran yang tak dapat dimengerti.

Ga harus ke bukit sih. Ga harus nunggu sinyal mati juga. Tapi istirahat dari sinyal, bukan berarti berhenti. Kadang itu justru cara kita buat mulai denger lagi suara diri sendiri. My Body Time.

Mungkin cukup keren.

Dan suara diriku semalam bilang: "Tidur sana, udah dingin" 😂 Jadi... kapan terakhir kali kamu "sinyalnya dimatiin"?

☕
☕ Berbagi Ke Facebook

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberi pendapat, kritik dan saran. Siapa tau buah pikirmu adalah solusi kita bersama.